INILAH.COM, Jakarta - Teknologi komunikasi tentunya sangat berguna bagi sejumlah anggota FKB yang tidak menghadiri rapat paripurna DPR. Aksi 'bolos' mereka sudah atas sepengetahuan Ketua FKB Effendy Choirie melalui SMS.
"Yang tidak datang sudah izin semua, sudah laporan. Lebih baik dari sebelumnya, tidak datang tanpa ada izin maupun konfirmasi. Kali ini yang tidak hadir sudah izin semua melalui telepon atau SMS," kata Ketua FKB Effendy Choirie di sela rapat paripurna tentang hak anget haji yang dipimpin Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (3/2).
Dituturkan pria yang akrab disapa Gus Choi ini, FKB sudah mempunyai 3 sanksi terhadap anggotanya yang bolos. Pertama, memberi surat teguran ke DPC hingga ke ranting. Kedua, memanggil si pembolos ke FKB. Ketiga, nama si pembolos diumumkan ke media massa sebagai teguran supaya sadar.
Kalau izin karena bertemu konstituen di daerah? "Seharusnya tidak begitu. Acara konstituen itu Jumat, Sabtu, Minggu. Sehingga ada waktu untuk sidang dan ada waktu untuk konstituen. Konstituen juga harus mengerti tentang agenda sidang dewan. Jangan bikin acara terus di daerah, sedangkan tidak ada waktu untuk sidang," ujar Gus Choi. [sss]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !