INILAH.COM, Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara menegaskan rights issue/penawaran umum terbatas Bank Mandiri akan ditangani tiga perusahaan sekuritas BUMN antara lain PT Mandiri Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas dan PT Bahana Securities.
"Ya, mereka kita minta untuk cari international partner. Dipastikan tiga itu masuk karena sedang menunjukkan kinerja yang bagus. Kita syukuri bahwa
mereka adalah sekuritas nasional dan akan melakukan pekerjaan yang baik sekali," ujar Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar, Rabu (8/9) saat ditemui di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI).
Seperti diketahui, Bank Mandiri akan melepas sekitar 2,36 miliar lembar saham saat proses rights issue. Kepemilikan pemerintah akan tetap dijaga pada kisaran 60%. Selain Bank Mandiri, BNI juga melakukan rights issue pada 2010. Perseroan mengharapkan meraup dana Rp4-5 triliun dari rights issue tersebut.
Mustafa menuturkan rencana penawaran umum saham perdana PT Krakatau Steel dan PT Garuda Indonesia serta penawaran umum terbatas BNI dan Bank Mandiri dapat meraup dana sekitar Rp30 triliun hingga Rp35 triliun. Mustafa mengharapkan keempat BUMN tersebut dapat melakukan aksi korporasi rights issue dan IPO pada 2010. "Kalau pun tidak selesai, pada awal 2011 mungkin bisa diselesaikan karena banyak persoalan yang harus diselesaikan," tambah Mustafa. [cms]