INILAH.COM, Jakarta Seorang pencuri Australia mengambil gambar penisnya sendiri dengan ponsel curian dan mengirimkannya ke beberapa teman pemilik ponsel dan gadis-gadis remaja, kata polisi.
Shane Anthony Willis mengirimkan foto-foto itu melalui MMS kepada korban-korbannya yang tak bersalah, dilaporkan oleh The Age pada hari Rabu seperti dikutip dari IANS. Willis, berusia 33 tahun ini mengaku bersalah atas 60 tuduhan yang dituduhkan padanya termasuk pencopetan dan pencurian.
Salah satu korban Willis adalah seorang siswa di sekolah swasta Melbourne melaporkan hal ini kepada gurunya setelah temannya menerima gambar seperti itu. Hakim pengadilan Melbourne mendengar pengakuan siswa 17 tahun itu pada Selasa karena merasa terhina dan malu saat dia menyadari bahwa orang lain yang mengirimkan foto itu.
Ketika ditanya mengenai MMS itu, Willis mengatakan kepada polisi, Saya sedang memakai obat-obatan jadi saya tidak bisa menceritakan apa yang telah saya lakukan. Dia mengakui telah mengamuk dan melakukan hal bodoh.
Willis ditangkap pada bulan April dan dia setuju menghapus foto-foto penisnya itu, kata laporan itu. Perampokan dan pencuriannya bernilai lebih dari AU$ 83 ribu (Rp 681 juta).
Hakim Donna Bakos menahannya untuk sidang pembelaan di pengadilan negeri pada bulan November.
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !