inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

NU: Tipis Kemungkinan Lebaran Kamis

Headline
inilah.com/Nury sybli
Oleh:
Rabu, 8 September 2010 | 17:07 WIB
INILAH.COM, Surabaya - PWNU Jatim menyatakan sangat tipis kemungkinan hilal bisa terlihat pada Rabu (8/9) sore ini. Meski begitu, Tim Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Jatim tetap melakukan rukyatul hilal penentuan awal Hari Raya Idul Fitri 1431 Hijriyah di 11 lokasi yang tersebar di berbagai wilayah di Jatim.

Di antara lokasi rukyatul hilal yang dilakukan NU meliputi daerah wilayah selatan Jatim seperti Pantai Srau Pacitan, Pantai Serang Blitar, Pantai Ngliyep Malang, Pantai Pasepan Kencong Probolinggo, Pantai Plengkung Banyuwangi dan Pantai Gili Ketapang Probolinggo.

Sedangkan untuk wilayah barat Jatim, meliputi pantai Tanjung Kodok Lamongan, Bukit Condro Dipo Gresik, Pantai Gebang Bangkalan, Pantai Nambangan-Kenjeran Surabaya dan Pantai Ambat Pamekasan.

"Memang tipis kemungkinan hilal bisa terlihat pada sore hari ini. Kalau belum terlihat, berarti ya besok masih puasa dan tutup 30 Ramadan. Tapi itu juga belum pasti, kami masih tunggu hasil rukyatul hilal nanti," kata Rois Syuriah PWNU Jatim KH Miftachul Akhyar.

Koordinator Badan Hisab dan Rukyat PWNU Jatim Sholeh Hayat malah berani memastikan hilal tak mungkin terlihat pada hari ini. "Seluruh teori tentang hisab mengatakan hilal sore nanti tidak mungkin bisa dilihat, tapi menurut Nabi Muhammad kita diwajibkan mengakhiri puasa dengan melihat hilal," imbuhnya.

Dia menambahkan hasil kajian para ahli hisab yang dimiliki PWNU menunjukkan, dari 20 teori maupun sistem (baik yang klasik maupun modern) menunjukkan tak ada satupun yang memprediksi letak bulan pada sore nanti berada di atas ufuk (garis laut). "Semuanya berada diposisi minus (di bawah ufuk) mulai minus 0,2 derajat hingga 2,4 derajat," tuturnya.

Karena letaknya pada posisi minus bisa dipastikan hilal tak akan bisa dilihat pada sore nanti. "Hanya keajaiban yang bisa melihat hilal," tegasnya.

Dengan tak terlihatnya hilal pada hari ini, berarti kaum muslim diwajibkan untuk menggenapkan puasanya menjadi 30 hari. Artinya, hampir bisa dipastikan Lebaran akan jatuh pada hari Jumat, 10 September 2010 berbarengan dengan Muhammadiyah. [beritajatim.com/mut/mah]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.