Selasa, 29 Mei 2012 | 04:11 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Berdonor Sperma Dapat Hadiah Majalah Porno
Headline
IST
Oleh: Ellyzar Zachra PB
web - Rabu, 8 September 2010 | 17:00 WIB
INILAH.COM, Jakarta- National Health Service (NHS) menghabiskan uang publik untuk membeli majalah dan film porno. Ini sebagai bentuk layanan bagi pendonor sperma.
Sekitar satu dari tiga rumah sakit yang menyediakan layanan kesuburan ternyata menyediakan materi pornografi bagi pendonor, menurut keterangan lembaga kesehatan think tank.
Tujuh belas rumah sakit di Inggris mengakui bahwa mereka membeli media porno. Tindakan ini dianggap menyia-nyiakan biaya pengeluaran.
Sebagian besar majalah diberi dari pengedar namun dua rumah sakit mengakui bahwa mereka telah berlangganan dengan penerbitan. Tidak hanya itu, beberapa rumah sakit mengaku bahwa majalah dan film ini merupakan sumbangan dari staf atau pengunjung.
Think tank mengatakan bahwa tindakan ini sangat tidak bertanggung jawab mengingat sebagian besar pegawai rumah sakit adalah perempuan.
Direktur lembaga kesehatan ini, Julia Manning, mengatakan bahwa tidak ada aturan pemerintah soal menghabiskan uang demi media porno. 77% dari pekerja NHS adalah perempuan. Mereka tidak seharusnya bekerja di lingkungan yang menyediakan materi pornografi.
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.