inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Tak Puas dengan BLI, PSM Ancam Mundur dari ISL

Headline
IST
Oleh: Suriani
Rabu, 8 September 2010 | 17:37 WIB
INILAH.COM, Makassar - PSM Makassar mengancam keluar dari kompetisi Indonesia super liga (ISL) jika aturan PT. Badan Liga Indonesia (BLI) tetap tak meperbolehkan PSM bermain di Makassar.

Berdasarkan verifikasi, BLI memutuskan Stadion Andi Mattalatta dianggap tak layak digunakan untuk level ISL. Jika tetap ingin ambil bagian di ISL 2010 ini, PSM harus bermain di lapangan Persiba Balikpapan yang sudah dianggap layak.

Ketua Umum PSM, Ilham Arif Sirajuddin mengatakan, hasil verifikasi BLI yang mengatakan stadion Andi Mattalatta tidak layak, itu tidak jelas.

"Yang dilihat kan standar permukaan rumputnya bergelombang atau tidak. Selain itu pengamanan, penonton tidak bisa masuk," jelas Ilham di Makassar, Rabu (8/9).

Ia menambahkan, BLI sebagai penyelenggara ISL langsung memvonis Tim Juku Eja tidak bisa bermain di kandangnya sendiri. Hal itu dianggap Ilham merupakan keputusan sepihak.

"Mestinya beri petunjuk mana yang tidak memenuhi syarat, jangan tiba-tiba tidak bisa," cetus Walikota Makassar dua periode ini.

Kendati demikian, manajemen PSM akan tetap berusaha membenahi stadion, namun jika BLI tetap tidak meloloskan stadion Andi Mattalatta, Ilham memilih PSM mundur dari kompetisi.

Pasalnya, menurut Ilham, PSM bermain bukan sekedar menunjukkan permainan sepakbola yang menarik namun menjadi sarana hiburan bagi masyarakat Sulsel. "Kalau tidak memenuhi lagi, tidak usah ikut," tegasnya.

Senada dengan Ilham, mantan Wapres yang juga pernah menjadi ketua umum PSM, Jusuf Kalla juga menuturkan PSM sebaiknya tidak usah main ketimbang harus bermain di luar Sulsel. "Mending tidak usah, ini sumbangsih untuk memberikan hiburan kepada rakyat, kalau main di luar untuk apa?," ujarnya.
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
4 Komentar
Paul Macz Man @ Sabtu, 11 September 2010 | 11:28 WIB
Betul... buat apa main kalo tidak di makassar... PSM itu cuma buat warga makassar yg senantiasa slalu mendukungnya... !!!
dahana @ Sabtu, 11 September 2010 | 06:30 WIB
aturan BLI harusnya tetap dihormati dan stadion PSM juga harus disesuaikan dgn kelayakan standard stadion utk sepakbola Indonesia. Gak ada salahnya melirik Surabaya yg punya dua stadion dan salah satunya bertaraf Internasional yg bangun Pemkot .. bukan Pemprop.
Onno @ Kamis, 9 September 2010 | 10:32 WIB
Saya setuju tuh dengan pendapat Pak Wali dan Pak JK. Memang sebaiknya PSM mundur saja dari Liga Super Indonesia, daripada hambur2an uang rakyat milyaran rupiah hanya tuk ngurus PSM, mending digunakan tuk perbaiki jalan dan perbaikan sarana publik lainnya, termassuk perbaikan manajemen dan fasilitas PDAM kota Makassar, supaya air tdk ngadat2 lagi.
aslank nge @ Rabu, 8 September 2010 | 19:27 WIB
sy hrap PSM tdk mndur dri ISL,pak wali dan JK mngkin lgi emosi sbar pak ini blan puasa kita ambl contoh persipura stengah musim brmrkas d PSM,at pak wali dan JK tdk ingin majukan sepakbola indonesia,jdi jgan ASBUN mri bngun sepak bola indonesia dgn membangu stadion yg layak
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.