INILAH.COM, Makassar - PSM Makassar mengancam keluar dari kompetisi Indonesia super liga (ISL) jika aturan PT. Badan Liga Indonesia (BLI) tetap tak meperbolehkan PSM bermain di Makassar.
Berdasarkan verifikasi, BLI memutuskan Stadion Andi Mattalatta dianggap tak layak digunakan untuk level ISL. Jika tetap ingin ambil bagian di ISL 2010 ini, PSM harus bermain di lapangan Persiba Balikpapan yang sudah dianggap layak.
Ketua Umum PSM, Ilham Arif Sirajuddin mengatakan, hasil verifikasi BLI yang mengatakan stadion Andi Mattalatta tidak layak, itu tidak jelas.
"Yang dilihat kan standar permukaan rumputnya bergelombang atau tidak. Selain itu pengamanan, penonton tidak bisa masuk," jelas Ilham di Makassar, Rabu (8/9).
Ia menambahkan, BLI sebagai penyelenggara ISL langsung memvonis Tim Juku Eja tidak bisa bermain di kandangnya sendiri. Hal itu dianggap Ilham merupakan keputusan sepihak.
"Mestinya beri petunjuk mana yang tidak memenuhi syarat, jangan tiba-tiba tidak bisa," cetus Walikota Makassar dua periode ini.
Kendati demikian, manajemen PSM akan tetap berusaha membenahi stadion, namun jika BLI tetap tidak meloloskan stadion Andi Mattalatta, Ilham memilih PSM mundur dari kompetisi.
Pasalnya, menurut Ilham, PSM bermain bukan sekedar menunjukkan permainan sepakbola yang menarik namun menjadi sarana hiburan bagi masyarakat Sulsel. "Kalau tidak memenuhi lagi, tidak usah ikut," tegasnya.
Senada dengan Ilham, mantan Wapres yang juga pernah menjadi ketua umum PSM, Jusuf Kalla juga menuturkan PSM sebaiknya tidak usah main ketimbang harus bermain di luar Sulsel. "Mending tidak usah, ini sumbangsih untuk memberikan hiburan kepada rakyat, kalau main di luar untuk apa?," ujarnya.
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !