INILAH.COM, Jakarta - Penanganan korban bencana alam Gunung Sinabung Sumatera Utara telah dilakukan dengan baik dan sigap.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membantah pemberitaan media yang menyatakan kelambatan pemerintah dalam merespon para korban bencana.
"Kalau ada isu penyakit yang diliput oleh media massa, duduk perkaranya adalah sebagai berikut dilakukan pengecekan kesehatan bagi yang sakit, juga dilakukan pengobatan segera guna mencegah penyakit yang mewabah, yang bisa menular, semua dilakukan. Jadi kalau jumlahnya besar, itu yang diperiksa yang dilayani. Saya masuk ke tenda-tenda yang betul-betul ada yang sakit, kesimpulannya itu semua dikelola dengan baik," terang SBY dalam pidatonya di Istana Kenegaraan di Jakarta, Rabu (8/9).
SBY mengatakan aktivitas gunung Sinabung di Sumatera Utara berada dalam pengawasan yang tepat. Selama kunjungan ke daerah tersebut, SBY juga memastikan segala kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah terhadap penanggulangan korban bencana tersebut dilakukan oleh pemerintah dengan baik.
"Saya masuk ke tenda-tenda yang betul-betul ada yang sakit, saat itu cuaca tidak menentu, hujan lebat. Tim dokter dan tenaga medis saya perintahkan untuk melayani dan menyiapkan peralatan kesehatan dengan sebaik-baiknya," ungkapnya.
Gunung Sinabung yang telah sekian lama tidak aktif, menyebabkan para ahli kesulitan menebak aktivitas dan karakter gunung berapi yang berusia ratusan tahun ini.
"Gunung Sinabung sudah lama tidak aktif lebih dari 400 tahun maka karakter dan prilaku gunung ini kita tak punya catatan ilimiah yang lengkap, maka kita sedang lakukan secara serius untuk memahami aktivitas Gunung Sinabung," janjinya. [mah]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !