INILAH.COM, Jakarta - Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) mendukung penuh rencana Presiden SBY menambah anggaran TNI.
Ketua FPAN di DPR Tjatur Sapto Edy mengatakan, untuk menambah anggaran TNI bisa diambil dari dana pembangunan gedung baru DPR Rp1,6 triliun.
Tjatur menilai, pembangunan gedung baru TNI cukup sebesar Rp500 miliar, sisanya dialihkan untuk pengadaan alat utama sistem pertahanan (Alutsista) TNI.
"Dengan menghemat dari situ (gedung baru DPR) kita bisa memperkuat Alutsista TNI," ujar Tjatur kepada INILAH.COM, Kamis (9/9).
Menurut Wakil Ketua Komisi III DPR ini, sudah saatnya anggaran TNI diperkuat agar Indonesia memiliki Alutsista yang tak ketinggalan dibanding Malaysia.
"Kalau Alutsista kita tertinggal tentu upaya menjaga kedaulatan menemui masalah, makanya TNI harus diperkuat. Kita usulkan 100 triliun untuk TNI," ujar Tjatur.
Sebagaimana diberitakan, Presiden SBY meminta kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk menaikkan anggaran TNI guna meningkatkan kedaulatan dan kekuatan bangsa.
"Kita memerlukan lebih banyak anggaran. Saya akan minta parlemen DPR untuk menyediakan jumlah yang cukup tanpa mengorbankan kepentingan lain tanpa mengurangkan anggaran pendidikan, kesehatan dan pos-pos lainnya," tegasnya. [mah]