inovasi portal berita
Minggu, 12 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Inilah Profil SBY 'Jenderal yang Berpikir' (2)

Headline
Presiden SBY - inilah.com/Wirasatria
Oleh:
Kamis, 9 September 2010 | 03:01 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berulang tahun hari ini, Kamis (9/9). Presiden ke-6 Republik Indonesia ini genap berusia 61 tahun.

SBY merupakan Presiden Republik Indonesia pertama hasil pilihan rakyat secara langsung. Lulusan terbaik Akabri (1973) yang dijuluki Jenderal yang Berpikir ini berpenampilan tenang, berwibawa serta bertutur kata bermakna dan sistematis.

Tekad SBY menjadi prajurit mengental saat kelas V SR (1961) berkunjung ke AMN di kampus Lembah Tidar Magelang.

Saya tertarik dengan kegagahan sosok-sosok taruna AMN yang berjalan dan berbaris dengan tegap waktu itu. Ketika rombongan wisata singgah ke Yogyakarta, saya sempatkan membeli pedang, karena dalam bayangan
saya, tentara itu membawa pedang dan senjata, kenang SBY.

Mewarisi sikap ayahnya yang berdisiplin keras, SBY berjuang untuk mewujudkan cita-cita masa kecilnya menjadi tentara dengan masuk Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) setelah lulus
SMA akhir tahun 1968.

Namun, lantaran terlambat mendaftar, SBY tidak langsung masuk Akabri. Maka dia pun sempat menjadi mahasiswa Teknik Mesin Institut 10 November Surabaya (ITS).

Namun kemudian, SBY malah memilih masuk Pendidikan Guru Sekolah Lanjutan Pertama (PGSLP) di Malang, Jawa Timur. Selagi belajar di PGSLP Malang itu, ia pun mempersiapkan diri untuk masuk Akabri.

Tahun 1970, dia pun masuk Akabri di Magelang, Jawa Tengah, setelah lulus ujian penerimaan akhir di Bandung. SBY satu angkatan dengan Agus Wirahadikusumah, Ryamizard Ryacudu, dan Prabowo Subianto.

Semasa pendidikan, SBY yang mendapat julukan Jerapah, sangat menonjol. Terbukti, dia meraih predikat lulusan terbaik Akabri 1973 dengan menerima penghargaan lencana Adhi Makasaya.

Saat menempuh pendidikan di Akademi Militer, itu, SBY berkenalan dengan Kristiani Herrawati, putri Sarwo Edhie. Saat itu, Mayjen Sarwo Edhi Wibowo, menjabat Gubernur Akabri. Perkenalan terjadi saat SBY menjabat sebagai Komandan Divisi Korps Taruna.

Perkenalan itu berlanjut dengan berpacaran, bertunangan dan pernikahan. Mereka dikarunia dua orang putra Agus Harimurti Yudhoyono (mengikuti dan menyamai jejak dan prestasi SBY, lulus dari Akmil tahun 2000 dengan meraih penghargaan Bintang Adhi Makayasa) dan Edhie Baskoro Yudhoyono (lulusan terbaik SMA Taruna Nusantara, Magelang yang kemudian menekuni ilmu ekonomi).

Pendidikan militernya dilanjutkan di Airborne and Ranger Course di Fort Benning, Georgia, AS (1976), Infantry Officer Advanced Course di Fort Benning, Georgia, AS (1982-1983) dengan meraih honor graduate, Jungle Warfare Training di Panama (1983), Anti Tank Weapon Course di Belgia dan Jerman (1984), Kursus Komandan Batalyon di Bandung (1985), Seskoad di Bandung (1988-1989) dan Command and General Staff College di Fort Leavenworth, Kansas, AS (1990-1991). Gelar MA diperoleh dari Webster University AS.
Selamat ulang tahun Mr President, sejarah akan mengukir darma bhakti Anda, sesuai dengan perjalan sejarah bangsa besar ini! [habis/bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
2 Komentar
don lusa @ Kamis, 9 September 2010 | 21:52 WIB
Pak Presiden selamat ulang tahun. Saya mengusulkan agar bapak memikirkan untuk pengalokasian anggaran yang ekstrim untuk satu tahun anggaran sebesar 100 trilyun untuk digunakan memobilisasi rakyat baik itu TKI yang masih ada di malaysia maupun bagi angkatan kerja Indonesia yang masih menganggur atau miskin untuk bekerja dibidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan kelautan dalam rangka pemanfaatan hutan-hutan gundul dan potensi kelautan yang belum digarap maksimal. Jika usul ini diperhatikan saya mengucapkan terima kasih. Jaga kesehatan dan jangan berhenti memimpin pemberantasan korupsi walaupun orang-orang terdekat.
Cucu Pejuang @ Kamis, 9 September 2010 | 07:41 WIB
Jenderal Yang Berpikir?? Setuju,,, SBY memang terlalu banyak berpikir dan dia pun menjadi lupa apa yang dipikirkannya...?? Terlalu banyak berpikir menjadikannya lupa untuk bertindak, karena masih berpikir... Pak SBY janganlah telalu lama berpikir, lihat negaramu diinjak-injak kau masih berpikir...??
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.