INILAH.COM, Madrid - Tak salah jika Jose Mourinho disebut sebagai salah satu pelatih paling sukses di dunia. Berbicara mengenai gelar, semua sudah tahu. Tetapi siapa sangka pelatih Portugal itu punya rekor mencengangkan lainnya.
Total delapan tahun sudah Mourinho tidak pernah merasakan pahitnya kekalahan di depan pendukung sendiri. Ia tak pernah kalah di kandang sendiri sejak menangani Porto dan berlanjut dengan Chelsea serta Inter Milan.
Kini rekornya diuji di Santiago Bernabeu, akhir pekan ini. Namun publik Madrid percaya betul The Special One bisa mempertahankan rekornya saat menghadapi Osasuna akhir pekan nanti.
Pelatih asal Portugal itu boleh dibilang tak pernah gagal sepanjang karirnya, baru sembilan laga menukangi Benfica, karir perdananya sebagai pelatih utama, Mourinho berselisih paham dengan presiden waktu itu dan mundur.
Sang presiden akhirnya mengakui telah membuat kesalahan dan menyesal hingga kini telah menyia-nyiakan Mourinho.
Dari Benfica, ia pindah ke Uniao de Leiria dan membawa klub gurem itu mencapai titik tertinggi yang belum pernah mereka capai sebelumnya, peringkat kelima di Liga Portugal.
Pindah ke Porto, ia merebut dua gelar liga, satu piala liga, satu Piala UEFA dan satu trofi Liga Champions. Suksesnya berlanjut di Chelsea, merebut dua gelar liga, mengakhiri paceklik trofi Liga Primer yang sudah berlangsung puluhan tahun, ditambah dua gelar Piala Liga dan satu Piala FA.
Bersama Inter, satu gelar Scudetto diraihnya di musim pertama dan satu Scudetto lagi di musim kedua, ditambah Piala Italia dan trofi Liga Champions pertama untuk Inter sejak gelar terakhir tahun 1965.
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !