Senin, 28 Mei 2012 | 10:32 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Dukun Imut Jombang Disuruh Sekolah
Headline
beritajatim.com
Oleh:
web - Kamis, 5 Februari 2009 | 10:50 WIB
INILAH. COM, Jombang Walaupun baru dua hari menggelar praktik, Muhammad Ponari, seorang dukun cilik, di Jombang, Jawa Timur, telah dibanjiri ribuan pasien. Hal ini tentu saja membuat dia tidak bisa bersekolah. Waduh!

Praktik Ponari, yang digelar sejak Selasa (3/2) membuatnya tidak pernah masuk sekolah. Sebagai gantinya, pada malam hari, gurunya mendatangi rumah dukun berusia 9 tahun tersebut untuk memberi pelajaran secara privat.

Kepala SDN Balongsari I Wiharto mengakuinya dan berharap agar Ponari yang notabene tercatat sebagai siswa kelas III terus melanjutkan sekolahnya. "Saya khawatir kondisi itu akan mempengaruhi psikologis Ponari. Apalagi pembelajaran secara privat itu kurang efektif," tegasnya, di Jombang, Kamis (5/2).

Betapa tidak, setiap hari Ponari hanya melakukan kegiatan yang monoton, yakni mengobati puluhan ribu pasien. "Kami khawatir pelajarannya terganggu," sambungnya.

Ponari sendiri direncanakan akan menutup praktiknya mulai Kamis hingga Minggu (8/2). Padahal, pasiennya telah melewati angka 8.000 orang hanya dalam waktu dua hari ia menggelar praktik.

Penutupan itu, jelas Kapolsek Megaluh AKP Sutikno, menyatakan, karena akan diadakan perbaikan jalan. Sebab, selama ini jalan menuju rumah dukun cilik itu mengalami rusak berat.

"Karena ada perbaikan jalan, maka praktik Ponari akan libur selama empat hari. Selama empat hari itu kemungkinan jalan sudah kembali normal," kata Sutikno. [beritajatim/nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.