INILAH.COM, Jakarta Diakibatkan penurunan penjualan yang sangat tajam, serta kondisi keuangan yang memburuk tim manajemen Lenovo Group memutuskan untuk pulang kandang. Produsen yang membeli unit bisnis PC IBM ini akan fokus menggarap pasar dalam negeri China.
"Karena perubahan makroekonomi, bisnis kami di EMEA (Eropa, Timur Tengah dan Afrika) dan Amerika terkena dampak besar sekali, jadi perusahaan kami meningkatkan fokus di China serta negara berkembang," kata Liu Chuanzhi yang baru saja menjabat sebagai chairman.
China merupakan pasar terpenting Lenovo. Wilayah ini membukukan 45% penjualan perusahaan itu selama kuartal terakhir.
Lenovo mengangetkan, saat mengumumkan pengunduran Presiden dan CEO William Amelio diakhir masa kontraknya selama tiga tahun yang berakhir Desember lalu. Amelio, sebelumnya adalah mantan presiden Dell operasi Asia yang membawa program restrukturisasi dan menjadikan tingkat daya saing perusahaan itu meningkat.
Amelio digantikan Yang Yuanqing, yang sudah mundur dari posisinya dan sekarang menjadi chairman dan CEO. Liu yang merupakan pendiri akan bersama Rory Read senior vice presiden global operation Lenovo yang naik menjadi presiden dan chief operating officer.
Saat pengumuman mundurnya Amelio, perusahaan itu melaporkan rugi triwulanan US$97 juta dari penjualan yang mencapai US$3,6 miliar atau turun 20% dibandingkan periode sama tahun lalu.[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !