inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Yenni Wahid: PKB Imin Habis!

Headline
Yenni Wahid - Inilah.com/Pandie
Oleh:
Jumat, 6 Februari 2009 | 14:31 WIB
INILAH.COM, Madiun - Sekjen DPP PKB pro Gus Dur, Zannuba Ariffah Chafsoh atau biasa disapa Yenni Wahid meyakini PKB versi Muhaimin Iskandar (Cak Imin) habis dalam Pemilu Legislatif 9 April nanti. Sebab, pengaruh Gus Dur pada PKB Muhaimin mulai luntur.

"Gus Dur selaku Ketua Dewan Syuro, sampai saat ini masih memiliki pengaruh besar dan massa kuat," ujar Yeni Wahid, saat membuka 'Candidate School Work Shop, Manejemen Kampanye Pemilu Calon Anggota Legislatif DPC PKB Kabupaten Madiun' di gedung DPC PKB setempat, Jum'at (6/2).

Saat Gus Dur mendirikan PKB, kata dia, bertujuan untuk mempejuangkan dan mengutamakan kepentingan dan kesejahteraan rakyat. Namun, Imin dengan sepak terjangnya, justru menodai PKB serta tidak mengedepankan kesejahteraan rakyat.

"Contohnya, saat pemerintah menaikan harga BBM, Gus Dur terang-terangan menentang, malah Imin menyetujuinya," jelasnya.

Ia mengatakan belum lagi, Imin dengan pengikutnya tidak menyentuh maupun dekat dengan lingkungan melahirkan PKB, tidak lain Nahdlatul Ulama (NU). Terkesan, NU dianggap sebelah mata, hanya diperlukan menjelang pemilu saja.

"Padahal, Gus Dur sering kali meminta jangan memisahkan diri dengan NU," tegas Yeni Wahid. [beritajatim.com/ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.