INILAH.COM, San Jose Eksekutif Microsoft membantah prediksi analis Wall Street yang menyebut raksasa pembuat Windows itu akan terjun memasarkan smartphone. Padahal pemutar musik Microsoft Zune MP3 player tinggal selangkah lagi bisa jadi smartphone.
Direktur Windows Mobile Microsoft Scott Rockfeld mengatakan, Microsoft tidak punya rencana membuat ponsel. "Fokus utama kami akan terus menyediakan software serta layanan, bekerja sama dengan partner kami untuk menyediakan ponsel hebat," katanya.
Sebelumnya para analis menyebut Microsoft sedang mengerjakan prototip ponsel. "Berbagai sumber di industri mengatakan pada kami Microsoft merencanakan akan merilis smartphone," kata Rob Sandserson dan Mark McKechnie dari Broadpoint AmTech dalam laporan risetnya.
"Microsoft bekerjasama secara agresif dengan ODM dan OEM membuat ponsel pihak ketiga yang lebih murah, dan itu mungkin menyebabkan munculnya isu. Jika Microsoft punya ponsel sendiri, maka akan membuyarkan model kerjasama seperti itu," kata Rob Enderle dari Enderle Group.
Microsoft tahun lalu membeli Danger, perushaan di Silicon Valley yang membuat smartphone Sidekick yang digunakan oleh T-Mobile. "Kami menduga Windows Mobile 'lite' yang membuat harga ponsel lebih murah sedang didesain dengan bantuan tim Danger," kata Rick Doherty, principal market watcher Envisioneering.
Banyak perusahaan yang merencanakan masuk ke pasar smartphone termasuk Acer dan Asustek Taiwan. Mereka akan memanfaatkan Mobile World Congress di Barcelona dua pekan mendatang sebagai ajang pamer produk pertama. Ponsel itu akan menggunakan OS yang sedang naik daun, Google Android.[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !