INILAH.COM, Jombang - Mantan Sekjen DPP PKB kubu Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid menegaskan upaya koalisi lokal yang dibangun pihaknya dengan sejumlah partai lain bukan untuk menggembosi PKB kubu Muhaimin. Sebab, Muhaimin memang sudah tidak memiliki kekuatan riil.
Tanpa digembosipun, kata Yenny, PKB yang kini dipimpin Muhaimin akan gembos dengan sendirinya. "Dengan banyaknya pengalihan dukungan, secara otomatis PKB versi Muhaimin akan gembos," kata Yenny, sebelum tampil di acara workshop kerukunan beragama di aula STIKES Bahrul Ulum Tambak Beras, Jombang, Jumat (6/2).
Anak kandung Gus Dur ini menyebut, terget utama koalisi yang ia bangun adalah untuk mengalihkan suara loyalis ayahnya. Namun, koalisi itu hanya sebatas taktis dan bersifat sementara, serta tidak harus dengan PDIP.
Perempuan bernama asli Zannuba Arifah Chafsoh mencontohkan, jika di Surabaya PKB versi Gus Dur membangun koalisi dengan PDIP, hal itu berbeda dengan yang terjadi di Kudus, Jawa Tengah. Di sana, loyalis Gus Dur membangun koalisi dengan PPP.
"Kita memberi kebebasan berkoalisi dengan partai manapun. Dengan catatan hanya pada tingkat lokal. Yang pasti target kita ingin melakukan pengalihan suara sebanyak-banyaknya," pungkas Yenny. [beritajatim/nuz]