Minggu, 27 Mei 2012 | 05:00 WIB
Follow Us: Facebook twitter
CPRO Tunda Revitalisasi Tambak
Headline
inilah.com/ Bayu Suta
Oleh: Mosi Retnani Fajarwati
web - Minggu, 8 Februari 2009 | 12:43 WIB
INILAH.COM, Jakarta Krisis ekonomi yang belum usai membuat PT Central Proteinaprima Tbk (CPRO) harus menunda proses revitalisasi tambak udangnya di Lampung.

Hal itu disampaikan Corporate Communication Manager CPRO Fajar Reksoprojo ketika dihubungi INILAH.COM, Minggu (8/2).

"Kami masih menunggu keadaan ekonomi dulu, baru kami akan lanjutkan kembali," ujarnya.

Hingga kini proses revitalisasi tambak udang milik PT Aruna Wijaya Sakti yang terletak di Lampung itu baru rampung 50% dari target.

"Untuk waktu tepatnya menyelesaikan revitalisasi masih belum bisa dikatakan," tambah Fajar.

Sedangkan untuk tambak udang milik PT Wachyuni Mandira, yang berada di Sumatera Selatan, telah rampung direvitalisasi akhir
tahun lalu.

Revitalisasi kedua tambak udang milik anak perusahaan CPRO tersebut dilakukan dengan alasan untuk peningkatan kapasitas produksi dan telah dimulai sejak 2007.

Tambak yang sebelumnya hanya bisa mengembangbiakkan 40 ekor udang diharapkan menjadi 88-95 ekor udang dengan adanya program ini.

Untuk pendanaan revitalisasi, CPRO mengambilnya dari anggaran belanja modal sebesar US$ 242 juta.

Sebelumnya, Chief Financial Officer CPRO Gunawan Taslim mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk belanja modal perseroan selama dua tahun (2008 dan 2009), yang diambil dari penjualan pembangkit tenaga listrik dan dana internal. [tra]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.