INILAH.COM, Semarang - Banjir berlalu, namun cuaca masih buruk. Hujan lebat menyebabkan jarak pandang terbatas. Alhasil, Bandara Ahmad Yani, Semarang, Jateng, masih lumpuh. Penerbangan untuk keberangkatan maupun kedatangan masih ditutup.
"Landasan pacu sudah berhasil dibersihkan dari genangan air. Tapi penerbangan pertama pada pukul 06.00 WIB gagal dilakukan karena cuaca buruk," kata General Manajer PT Angkasa Pura I Bandara Ahmad Yani, Bambang Suwarsono, di Semarang, Senin (9/2).
Penerbangan, lanjut dia, terpaksa ditunda karena jarak pandang di bandara kurang dari 2 km dan kecepatan angin sekitar 30 knot.
"Kalau hujan terus turun, dikhawatirkan landasan pacu akan tergenang air kembali," katanya. Tercatat ada 4 penerbangan yang sedianya berlangsung Senin pagi, tetapi karena cuaca buruk penerbangan kembali ditunda pada pukul 09.30 WIB.
Curah hujan tinggi sejak Sabtu malam hingga Minggu lalu membuat landasan pacu bandara tergenang air, dan penampungan air tidak bisa menampung. Akibatnya landasan pacu tergenang hingga 13 cm memanjang sejauh 500 meter.
Genangan air pun disedot dengan 23 pompa air dan 2 unit mobil pemadam kebakaran. Namun pada Minggu kemarin, landasan pacu tetap belum bisa pulih. Senin ini sedianya dilaksanakan kembali jadwal penerbangan karena landasan pacu sudah bebas dari banjir. Namun cuaca kembali buruk. [*/sss]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !