INILAH.COM, Semarang - Aktivitas Stasiun Kereta Api Tawang, Semarang, sejak Senin (9/2) malam, sudah berangsur normal. Namun, air masih menggenang walaupun tidak setinggi sebelumnya.
Pejabat Humas PT KAI Daops IV Semarang, Warsono, mengatakan banjir telah berangsur surut dan kegiatan operasional Stasiun Tawang telah berjalan seperti biasa. Diakuinya, banjir memang belum 100% surut, namun ketinggian air saat ini memungkinkan semua kereta api memasuki stasiun.
"Ketinggian air telah berkurang menjadi sekitar 40-50 cm," jelasnya.
Dengan ketinggian air seperti itu, katanya, tetap saja mengganggu. Namun dapat diatasi dan semua pemberangkatan kereta api dari Semarang dapat dilakukan dengan lancar. "Terlebih lagi, saat ini jalur utara sudah dapat dilalui setelah sempat bermasalah," katanya.
Sebelumnya, semua kereta api dari barat dan timur dialihkan melewati jalur selatan. Sebab, rel di sejumlah titik di jalur barat Semarang berada dalam posisi menggantung akibat gerusan banjir.
"Kami berharap banjir semakin surut, sehingga kegiatan operasional Stasiun Tawang dapat berjalan dengan lebih baik lagi," Warsono berharap.[*/nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !