INILAH.COM, Jombang - Antrean di rumah Ponari Dusun Kedungsari Desa Balongsari berubah menjadi kericuhan. Kesal antre lama, pasien nyaris mengeroyok Wakapolres Polres Jombang Kompol Deden Kimhar.
Kericuhan bermula saat Wakapolres Kompol Deden Kimhar membacakan pernyataan penghentian praktik yang ditanda tangani ibu Ponari Mukaromah.
Mendengar itu massa langsung beringas karena sudah mengantri sejak pagi. Selain mengumpat Wakapolres mereka juga menuding pihak kepolisian menghalangi orang yang ingin berobat.
Sekitar lima menit suasana menjadi ricuh bahkan sejumlah pasien sempat melemparkan botol membuat sejumlah petugas turun tangan.
Massa mulai tenang setelah polisi mengambil jalan tengah dan mereka yang mempunyai kupon akan dialyani sedangkan yang tidak disuruh pulang.
"Kami meminta pasien yang tidak ada kupon segera pulang," kata Kompol Deden meminta massa tenang, Rabu (11/2).
Setelah itu antrean kembali normal dan warga mulai tenang. Namun penjagaan bertambah dengan didatangkannya tambahan petugas dari polres termasukan pasukan huru-hara. [beritajatim.com/ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !