INILAH.COM, Jakarta - Tiga perusahaan keluar sebagai jawara inovator teknologi dalam kompetisi iMULAI. Kompetisi itu ditujukan untuk menumbuh kembangkan semangat kewirausahaan, serta memacu semangat inovasi bagi pengembang solusi bisnis. Pemenang memperoleh hadiah US$35.500
Grafika Valley dengan aplikasi Mobile@Act, PT Azadirachta mandiri (AMN) dengan Collaborative eBusiness System (CES) serta PT Immedia Visi Solusi dengan aplikasi untuk internet radio broadcasting sebagai pemenang iMULAI.
Software Colaborative eBusiness System (CES) Azadirachta Mandiri keluar sebagai pemenang karena mampu mengatasi masalah suplai dalam sebuah proses bisnis. Solusi ini dirancang sebagai sarana komunikasi antar aplikasi ERP (Enterprise Resource Planning) atau sistem lain, dengan menggunakan web service.
"Software ini mampu mempercepat proses bisnis agar tak terjadi kelangkaan atau kelebihan bahan baku yang bisa menghambat perusahaan dalam berproduksi," ujar Direktur Azadirachta Isaam Khalid.
Sementara Grafika Valley memenangkan kompetisi ini dengan program Mobile@ACT. Aplikasi yang memungkinkan customer, vendor, supplier, serta mitra kerja lainnya, dapat berinteraksi dalam proses bisnis perusahaan secara mobile, baik melalui SMS, e-mail, telefoni, maupun lewat komputer PC.
"Aplikasi ini bisa mewujudkan konsep perusahaan bergerak, sehingga tiap key person yang ada di lapangan tetap dapat menjalankan proses bisnis perusahaan, kapanpun dan dimanapun," ujar Praptono Jaya, Direktur CV Grafika Valley.
Pemenang lainnya, PT Immedia Visi Solusi, mengembangkan aplikasi jejaring siaran radio internet untuk bisnis maupun wisata. Dengan aplikasi ini, sebuah radio disiarkan melalui jaringan Internet, dengan metode kompresi yang mampu mengirit lebar pita.
"Aplikasi ini hanya membutuhkan lebar pita 32 kbps, sehingga lewat ponsel yang hanya memiliki teknologi GPRS saja, bisa mendengarkan radio internet " ujar Atet Sugiharto.
Microsoft Indonesia akan terung mendukung karena Indonesia mampu membuat software lokal sejajar dengan software asing. Selain industri software dapat membantu perkekonomian Indonesia di masa mendatang.
"iMulai yang kita selenggarakan bukan ditekankan pada kompetisinya. Kita harus melihat kompetisi iMulai sebagai langkah awal dalam membangun sebuah bisnis yang pada akhirnya akan membuka lapangan pekerjaan dan tentu saja jika mampu dipasarkan secara luas maka industri software akan meningkatkan perekonomian bangsa Indonesia dan hal ini sudah terbukti karena instansi pemerintah seperti HIPMI dan Kadin berminat pada pemenang iMulai sebelumnya untuk diterapkan," ujar Tony Chen. Presiden Direktur Microsoft Indonesia.
Setiap pemenang berhak memperoleh total hadiah senilai US$ 35.500, dengan rincian dana pengembangan inovasi sebesar US$ 25 ribu, produk dan teknologi Microsoft senilai US$ 8.000 serta perangkat keras senilai US$ 2.500.
Selain itu, juga berkesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan internasional Microsoft TechED yang akan diselenggarakan di Malaysia.[ito]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !