INILAH.COM, Gresik Seorang dukun asal Bawean, Gresik, Jawa Timur, Soleh Akbar, 45, nyaris dikeroyok warga Desa Daun, Kecamatan Tambak. Ia dianggap melecehkan agama dalam melakukan penyembuhan terhadap pasiennya, Rabu (11/2).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ritual penyembuhan yang diajarkan pria yang disapa dengan Gus Soleh ini adalah dengan mengubah bacaan Syahadat. Bahkan, ada laporan cara penyembuhannya,dengan menginjak-nginjak kitab suci Al-Quran.
Kapolsek Sangkapura, AKP Zamzani, membenarkan ada laporan tersebut. Namun hingga kini pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap tuduhan tersebut.
"Keterangan sementara, terlapor membantah menginjak Al-Quran ketika melakukan pengobatan. Namun hanya menempelkan kitab suci di bawah kakinya," katanya.
Lebih lanjut Zamzani menambahkan, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, kini Gus Soleh telah diamankan dan meminta praktek pengobatannya dihentikan. "Sebab kami masih berkoordinasi dengan MUI Gresik dulu," ujarnya.
Terkait hal ini, Pengurus NU Cabang Bawean sebelumnya mengaku sudah mengingatkan Gus Soleh agar menutup tempat praktek pengobatannya. "Sebelumnya kami sudah mengingatkan untuk menghentikan pengobatan, tapi dilanggar. Terpaksa massa datang. Kini, kami juga sudah mendesak Muspika untuk mencabut izin praktek itu," desak Nizam. [beritajatim/nuz]