Senin, 28 Mei 2012 | 10:37 WIB
Follow Us: Facebook twitter
KPAI Minta Dukun Imut Tak Dieksploitasi
Oleh:
web - Jumat, 13 Februari 2009 | 10:27 WIB
INILAH.COM, Magelang - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta berbagai pihak terkait untuk melindungi Ponari dari eksploitasi. Bocah 'ajaib' di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, itu diisukan mampu menyembuhkan penyakit.

"Pemerintah daerah melalui instansi terkait harus segera melakukan langkah-langkah konkret untuk melindungi Ponari," kata Sekretaris KPAI, Hadi Supeno, di Magelang, Jumat (13/2).

Sejak beberapa waktu terakhir, ribuan orang dari berbagai tempat setiap hari berjubel di sekitar tepat tinggal Ponari, di Jombang, untuk mendapatkan penyembuhan dari anak itu.

Mereka bahkan harus menunggu hingga beberapa hari untuk disembuhkan Ponari, sedangkan aparat diturunkan hanya untuk mengatur situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di sekitar rumah anak itu.

Hadi Supeno menyatakan pentingnya Ponari mendapatkan perlindungan baik secara fisik maupun psikis supaya tidak kehilangan hak-haknya sebagai anak.

"Pak Bupati, harus bertindak mengamankan tetapi tidak menghilangkan hak-haknya. Itulah namanya perlindungan," ujarnya.

Ponari, lanjutnya, harus tetap mendapatkan hak-haknya sebagai anak seperti hak pendidikan, hak kesehatan, dan hak bermain sebagaimana anak-anak sebayanya.

"Ponari harus dijauhkan dari masyarakat yang sedang kalap baik karena motivasi penyembuhan maupun karena keinginan mengeksploitasi dengan motif materi maupun popularitas," jelasnya.

Berbagai pihak seperti pemerintah daerah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat juga perlu membangun kesadaran tentang pentingnya perlindungan terhadap anak dan pemenuhan berbagai hak anak. [*/ana]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.