INILAH.COM, Jombang - Tak bisa mendapatkan air kesembuhan dari dukun cilik Muhammad Ponari (9), para pengunjung tak hilang akal. Mereka beramai-ramai mengambil tanah yang ada disamping rumah Ponari di Dusun Kedungsari Desa Balongsari Kecamatan Megaluh, Jombang.
Mereka percaya, tanah yang ada dirumah dukun cilik itu juga punya tuah dan bisa menyembuhkan penyakit. Tanah yang diambil beberapa genggam itu kemudian dimasukkan dalam kantung plastik. Sebelum berajak dari pekarangan Ponari, pasien yang mengeruk tanah itu melemparkan uang recehan tepat di bekas kerukan tersebut.
"Dengan tanah yang saya ambil dari rumah dik Ponari, semoga anak saya yang menderita epilepsi bisa segera sembuh," kata Maderi (57), pasien asal Gresik yang mengambil segenggam tanah untuk dibawa pulang, Jumat (13/2).
Sama halnya dengan Maisyaroh (45), pasien asal Sidoarjo. Gara-gara tiga hari tidak mendapatkan air 'sakti', wanita berjilbab ini memutuskan untuk mengambil tanah dari rumah Ponari. Tanah dua genggam itu akan ia oleskan pada bagian kaki anaknya yang menderita lumpuh.
Sementara itu, sekitar 200 pasien mulai mendekati rumah Ponari. Sebab, baru saja bocah 'ajaib' itu memasuki rumahnya dengan digendong seorang anggota TNI. Entah dari mana kedatangan Ponari, secara tiba-tiba bocah 'sakti' itu memasuki rumahnya.
"Ponari datang, Ponari datang!!" teriak pengunjung hampir bersamaan. [beritajatim.com/ana]