INILAH.COM, Jombang - Dukun imut asal Jombang, Jawa Timur, Muhammad Ponari, 9, Senin (16/2) dibawa ke Mapolsek Megaluh, Jombang. Hal ini terkait pemukulan terhadap Kamsin, ayahnya, oleh seorang perempuan yang menuduhnya telah merebut anaknya.
'Bocah ajaib' ini datang bersama ibunya Mukaromah dengan mengendarai mobil Toyota Land Cruiser Nopol bernomor polisi D 66 DH. Bersama rombongan itu, ikut Mbok Ndawuk, perempuan yang memukul Komsin, serta seorang laki-laki yang menggendong Ponari.
Kedatangan mereka ke Polsek Megaluh dalam rangka memberikan keterangan terkait kasus penganiayaan terhadap Kamsin. Sebelum rombongan satu mobil itu datang, Polsek juga memanggil Senen, 60, tetangga Kamsin.
"Pemanggilan beberapa orang ini merupakan buntut pemukulan yang dilakukan terhadap Kamsin, yang diduga dilakukan oleh Mbok Ndawuk. Akhirnya kasus pemukulan itu dilaporkan ke Polsek Megaluh. Dari hasil laporan itu, kemudian ditindaklanjuti dengan pemeriksaan saksi-saksi," jelas Kapolsek megaluh AKP Sutikno.
Mukaromah beserta rombongan diperiksa secara tertutup di ruang Kapolsek Megaluh. Sedangkan, Senen di periksa di ruang Kanit Reskrim.
Menurut Sutikno, sementara ini pihaknya masih menerima laporan yang nantinya akan dilakukan penyelidikan dugaan pengeroyokan. Juga mengusut penyebab pertengkaran yang dituding Mbok Ndawuk karena Kamsin merebut Ponari yang diakui sebagai anaknya. [beritajatim/nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !