INILAH.COM, Jakarta Koalisi lokal yang dibangun antara PDIP dengan PKB Pro Abdurrahman Wahid, diakui Yenny Wahid ingin mengusung kader ayahnya menjadi Walikota Surabaya pada 2010. Namun, pengamat politik Airlangga Pribadi menilai hal itu tidak masuk akal. Maksudnya?
Walaupun Yenny telah menyebut hal itu, Airlangga tidak merasa yakin hal itu akan terjadi. Kepada INILAH.COM, Senin (16/2), ia menyebut, PDIP pasti akan memiliki calon sendiri untuk diusung menjadi Walikota Surabaya.
"Di Surabaya itu basis suaranya PDIP. Agak sulit hal itu terjadi. Bisa saja itu hanya klaim sepihak dari Yenny Wahid," kata staf pengajar FISIP Universitas Airlangga, Surabaya, itu.
Sebelumnya, Yenny menyebut, koalisi itu bukan ingin menggembosi PKB kubu Muhaimin Iskandar. Melainkan demi kepentingan Pilwali Surabaya pada 2010. Dalam koalisi tersebut disepakati bahwasannya dua partai itu akan memunculkan kader Gus Dur sebagai salah satu calon Walikota Surabaya.
Namun, Yenny masih engan menyebutkan siapa kader Gus Dur yang akan maju tersebut. Ia menyebutkan, sesudah agenda tersebut berhasil, PKB akan kembali membangun rumah sendiri pada 2012. [mut/nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !