Minggu, 27 Mei 2012 | 05:02 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Pemerintah Hindari Angkat Harga BBM
Headline
inilah.com/Subekti
Oleh:
web - Senin, 16 Februari 2009 | 14:53 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah berupaya sedapat mungkin menghindari kebijakan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) melalui evaluasi harga yang dilakukan setiap bulan.

"Pemerintah hanya ingin sebisa mungkin menghindari kenaikan harga BBM. Oleh karena itu setiap bulan dilakukan evaluasi harga untuk menyesuaikan dengan harga pasar dunia," kata Menteri Komunikasi dan Informatika M Nuh di Jakarta, Senin (16/2).

Ia mengatakan, hal itu dilakukan karena pemerintah tidak ingin memberikan harga BBM yang tidak logis bagi masyarakat.

Melalui evaluasi harga BBM yang dilakukan setiap bulan dengan pertimbangan tertentu diharapkan akan diketahui harga akhirnya.

"Ujungnya nanti kita akan tahu berapa harga yang pas karena pengaruhnya jelas pada sektor riil," katanya.

Ia mencontohkan, premium yang semula harganya Rp 6.000 per liter menjadi Rp 4.500 per liter saat ini jelas memberikan efek yang nyata pada perekonomian baik secara langsung maupun tidak.

"Bahkan tidak hanya itu, efek penurunan harga BBM juga berdampak pada risiko sosial masyarakat," katanya.

Ia menekankan, terkait harga BBM pemerintah berupaya sebisa mungkin untuk menetapkan harga yang berpihak kepada masyarakat. [*tra]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.