INILAH.COM, Milan - Ricardo Kaka mengaku dirinya hampir meninggalkan AC Milan dan hengkang ke Manchester City karena tergoda tawaran mega-transfer The Citizens.
Bulan lalu, Man City melontarkan tawaran menakjubkan untuk memboyong Kaka ke Stadion Kota Manchester. Klub asal Eastland tersebut menawar mantan Pemain Terbaik Dunia tersebut hingga Rp 1,9 triliun.
Kepindahan Kaka tampaknya tinggal selangkah lagi terjadi, namun gelandang 26 tahun tersebut beserta Presiden Milan Silvio Berlusconi membatalkan perjanjian. Alhasil Kaka tetap bertahan di San Siro.
Dalam sebuah wawancara dengan Sportsmediaset, Kaka sekalilagi menegaskan dirinya tidak pernah ingin meninggalkan I Rossoneri, namun gelandang tim nasional Brasil tersebut sempat berpikir untuk hengkang.
"Saya berpikir tentang apa yang telah saya menangkan di sini (Milan), dan tentang saya ingin memenangkan banyak gelar dengan seragam ini. Karena itu, saya tidak bisa pergi. Salah satu faktor lainnya adalah dukungan fans, yang sangat penting bagi saya," ujar Kaka.
"Saya tidak pernah meninggalkan klub ini, itu saya buktikan dengan menolak semua tawaran yang saya terima. Tapi, tanpa lupa menghormati Milan, saya pernah mempertimbangkan tawaran Man City, dan dari sisi ekonomi, tawaran mereka sangat nyaman untuk klub," kilahnya.[S2]