INILAH.COM, Jakarta - Produsen ban Bridgestone menegaskan tidak akan menaikkan harga selama kondisi perekonomian belum membaik dan berkomitmen untuk tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).
"Saat ini kami masih melihat dan terus mengamati kondisi pasar. Jika memang di kemudian hari kondisi makin buruk, maka kita akan melakukan langkah-langkah efisiensi," ujar Marketing Director PT Bridgestone Tire Indonesia Shinya Hisada dalam Bridgestone Media Gathering 2009 hari Rabu (18/2) di Hotel Niko, Jakarta.
Namun Shinya mengaku pemutusan hubungan kerja pegawai merupakan langkah terakhir yang akan ditempuh perusahaan. "Sampai sekarang jumlah pekerja kami tetap. Kami tidak melakukan phk, tapi hanya lembur yang dikurangi," ujarnya.
PT Bridgestone Tire Indonesia kini tercatat memiliki tenaga kerja lokal sebanyak 3.320 orang dan pekerja asing 13 orang.
Selain itu, Bridgestone juga sampai saat ini belum mau menaikkan harga produknya. Meskipun diakui, harga produksi sudah melambung tinggi.
"Kami lihat semua aspek masyarakat kita saat ini sedang turun, termasuk penghasilan dari kendaraan komersil seperti angkot dan truk. Jadi tidak usah naik dululah," ujar Sales Departemen Manager PT Bridgestone Tire Indonesia John M. Arsyad.
John Juga menegaskan keputusan ini berlaku sepanjang 2009.
Sebelumnya PT Bridgestone Tire Indonesia tercatat pernah menaikkan harga pada pertengahan tahun lalu rata-rata 10 persen untuk produk seperti Toranza dan Potenza.[O1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !