INILAH.COM, Jombang - Setelah bolos sekolah hampir sebulan, akhirnya dukun cilik asal Jombang, Jawa Timur, Muhammad Ponari, kembali ke bangku sekolah, Jumat (20/1). Hanya saja, ia mengajukan sejumlah syarat agar bisa bersekolah kembali.
Tak ayal kedatangan 'bocah ajaib ini langsung disambut suka cita oleh teman dan gurunya. Ponari terlihat malu-malu ketika pertama menginjakkan kaki di halaman sekolahnya di SDN Balongsari I. Namun suasana itu segera mencair ketika sejumlah teman satu kelasnya mengandeng tangannya dan mengajak masuk kelas.
Begitu memasuki kelas, anak pasangan Kamsin dan Mukarommah ini langsung menuju kursinya yang ada di pojok kanan bagian belakang. Selanjutnya, dukun cilik asal Dusun Kedungsari, Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, ini langsung menyantap mata pelajaran matematika yang diberikan oleh gurunya.
Kepala SDN Balongsari I, Miharso mengatakan, kembalinya Ponari ke bangku sekolah merupakan keinginan bocah kelas 3 itu sendiri. Namun sebelum masuk sekolah, Ponari mengajukan beberapa persyaratan.
Di antaranya, di lingkungan sekolah Ponari tidak mau memberikan pengobatan. Selain itu, penemu batu petir ini juga tidak mau kehadirannya di sekolah diliput oleh wartawan.
"Untuk itu kami mohon kesadaran para wartawan agar tidak meliput kegiatan belajar mengajar Ponari. Kami takut Ponari ngambek dan tidak mau sekolah lagi," kata Miharso.
Miharso menceritakan, saat berangkat ke sekolah ia bersama sejumlah guru menjemput Ponari. Bahkan, ia sempat menggendongnya. "Yang pasti Ponari masih seperti yang dulu, pendiam dan penakut," pungkas Miharso. [beritajatim/nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !