INILAH.COM, Jakarta - Dalam menghadapi kekalahan, partai Demokrat berharap Megawati berkaca pada menteri luar negeri AS Hillary Clinton. Namun, PDIP menolak mentah-mentah saran itu.
"Terima kasih atas sarannya. Kami belajar pada banyak hal, tak perlu belajar dari Hillary," kata sekretaris FPDIP Ganjar Pranowo kepada INILAH.COM di DPR Jakarta, Jumat (20/2).
Sebab, menurut, Ganjar Mega belajar dari pengalamannya sendiri. Lagi pula tips yang disampaikan Hillary sudah ada dalam kultur dalam PDIP.
Ganjar percaya apa yang disampaikan ketua DPP PD Anas Urbaningrum, tidak bermaksud untuk mengecilkan PDIP. Ia menganggap pikiran menyinggung atau menjatuhkan tak perlu ada.
"Komentar dari Pak Anas bukan sesuatu yang urgen untuk ditanggapi," ujar dia singkat.
Menteri luar negeri AS Hillary Clinton saat berkunjung ke Indonesia, membagi tips jitu dalam menghadapi kekalahan. Terkait dengan itu, Anas Urbaningrum menyarankan agar Megawati mengikuti jejak Hillary agar menerima kekalahan dengan jiwa ksatria. [ikl/ana]