inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Boni Hargens: SBY Pasrah Dicerai JK

Headline
Boni Hargens - inilah.com/ Subekti
Oleh: Vina Nurul Iklima
Minggu, 22 Februari 2009 | 12:55 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Pernyataan Susilo Bambang Yudhoyono bahwa ia siap apabila nanti benar-benar harus bersaing dengan Jusuf Kalla di Pilpres 2009, dinilai sebagai sebuah kepasrahan. Ketimbang tetap bersama namun timbul ketidakenakan, lebih baik SBY-JK tak meneruskan kongsi di enam bulan sisa pemerintahan.

"Pernyataan SBY itu otomatis betuk kekecewaan, putus asa dan pasrah. Sebab secara prosedural Demokrat bisa lolos bila dengan Golkar. Jadi sekarang SBY bingung mencari rekan koalisi," kata pengamat politik Universitas Indonesia Boni Hargens, kepada INILAH.COM, di Jakarta, Minggu (22/2).

Ia menilai, kondisi saat ini memang sudah tidak akan efektif lagi. Sebab, SBY berjalan sendiri tanpa JK di sisa enam bulan kabinet Indonesia Bersatu. "Percuma, daripada ada bersama, tapi ada perasaan tidak enak dan gontok-gontokan," terang Boni.

Boni juga menyarankan agar para menteri dalam kabinet SBY yang sudah mau beroposisi agar segera mundur. "Daripada kacau bersama lebih baik mundur. Tinggal nanti di- reshuffle kan bisa," imbuhnya.

Di sisi lain, Boni menyebut, pernyataan Kalla adalah langkah yang benar sebagai upaya menjaga harga diri partai Golkar. Namun, hal ini berpotensi menimbulkan disharmoni dengan SBY semakin kuat muncul ke permukaan. Karena itu, SBY harus jalan sendiri tanpa JK. [ikl/nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.