inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

SBY Minta JK Redam Suhu Politik

Headline
Jusuf Kalla - inilah.com/Subekti
Oleh:
Minggu, 22 Februari 2009 | 23:42 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Setelah tertunda berkali-kali, akhirnya Wapres Jusuf Kalla bertemu Presiden SBY. Pertemuan pun berlangsung hangat selama 45 menit. Isinya, SBY meminta JK dapat meredam tingginya suhu perpolitikan.

"Presiden mengharapkan saya selaku ketua umum Partai Golkar untuk menjaga agar suasana politik tidak memanas dan komunikasi Demokrat maupun Golkar tetap dapat berlangsung dengan baik," ujar Wapres JK dalam percakapan dengan INILAH.COM pertelepon, Minggu (22/2) pukul 23.15 WIB.

Menurut JK, pertemuan berlangsung sangat baik. "Kami berpelukan hangat, mungkin karena kami sudah cukup lama tidak bertemu," ungkap JK. Menurut catatan INILAH.COM kedua tokoh ini bertemu terakhir kalinya pada 28 Januari lalu. Berarti 25 hari keduanya tidak bertemu.

Dalam pertemuan dengan SBY, JK mengaku sempat menjelaskan mengenai kondisi Partai Golkar. "Golkar itu seperti perusahaan terbuka yang ada aturan main dan pemegang sahamnya. Jadi harus berjalan transparan," urai JK.

Selain itu, lanjut JK, pertemuan tersebut juga sepakat untuk meningkatkan situasi aman di Aceh. Apalagi, SBY juga dijadwalkan berkunjung ke serambi mekah tersebut. "Kami sepakat meningkatkan perdamaian di Aceh termasuk pembangunan ekonominya dapat semakin baik," jelasnya.

Adakah harapan SBY yang disampaikan langsung dalam pertemuan itu? "Presiden mengharapkan saya tetap mengkoordinir percepatan pembangunan seperti yang telah digariskan Kabinet Indonesia Bersatu untuk menghadapi krisis global," jawab JK.[ton]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.