INILAH.COM, London Stasiun televisi publik Inggris BBC membela diri atas penolakan mereka untuk menyiarkan usaha kemanusiaan korban konflik Gaza yang dimotori organisasi Medical Aid for Palestinians (MAP). Keputusan kontroversial itu membuat mereka dikecam seluruh dunia.
BBC menolak untuk meliput usaha lelang kemanusiaan bagi Jalur Gaza, Januari lalu. Tak lama setelah itu, ratusan masyarakat Inggris dari berbagai organisasi dan profesi berunjuk rasa di depan BBC Broadcasting House, di pusat kota London.
Saat itu, BBC beralasan, ingin terus menjaga reputasi dan kenetralan dalam konflik Timur Tengah. BBC juga tidak yakin uang yang terkumpul nantinya benar-benar sampai ke tangan warga Palestina yang membutuhkan. Padahal, sebelumnya, stasiun televisi itu mendukung program serupa yang digalang untuk sejumlah korban perang dan bencana alam di Kongo dan Myanmar.
Direktur BBC Trust Sir Michael Lyons menyatakan jaringan televisinya itu mendapatkan tekanan dari luar. Terutama setelah parlemen Inggris mengindikasikan mereka akan turun tangan dalam masalah ini.
"Saya mulai merasa kritik politik ini sudah tak bisa dikatakan adil dan mencampuri indenpendensi editorial BBC. Saya merasa apa yang kami lakukan itu tetap yang terbaik," ungkapnya kepada The Guardian, Selasa (24/2).
Sementara pihak MAP menuding Dirjen BBC Mark Thompson menolak bantuan kemanusiaan untuk korban konflik Gaza. Keputusan kontroversial itu sekaligus membuat BBC dituding sebagai antek Israel. [vin/nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !