inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

PKS-Golkar Perang Klaim Beras

Headline
Fahri Hamzah - inilah.com/Pandie
Oleh: Raden Trimutia Hatta
Rabu, 25 Februari 2009 | 08:43 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Iklan terbaru PKS yang mengklaim keberhasilan swasembada beras berkat Menteri Pertanian Anton Apriantono yang juga kader PKS dibuat bukan tanpa alasan. Iklan itu dibuat PKS untuk menjawab bahwa iklan Partai Golkar tentang swasembada pangan adalah tidak benar.

"Partai Golkar mengeluarkan iklan resmi tentang swasembada pangan, ada klaim sepihak dari Golkar atas keberhasilan kader PKS. Kami boleh dong mengeluarkan klarifikasi bahwa swasembada pangan itu keberhasilan Anton yang merupakan kader PKS," kata Wasekjen DPP PKS Fachry Hamzah.

Hal itu diungkapkan Fachry saat berbincang dengan INILAH.COM di Jakarta, Rabu (25/2). Menurutnya, iklan tersebut dibuat atas dasar ketidakterimaan kader PKS karena keberhasilan kader PKS diklaim oleh partai lain.

"Keberhasilan kader PKS itu telah diklaim orang, lalu banyak kader PKS di bawah yang bertanya sebenarnya keberhasilan itu milik siapa. Kita mesti meluruskan apa yang tidak benar di masyarakat. Iklan Golkar itu menunjukan seolah-olah Menteri Pertaniannya dari Golkar, padahal kan itu dari PKS," ungkapnya.

Golkar sebelumnya, melalui iklan politiknya menyebutkan bahwa kader Golkar di DPR dan di pemerintahan telah berhasil mewujudkan swasembada pangan. Lalu iklan PKS muncul menjawab iklan Golkar dengan menyebutkan bahwa keberhasilan swasembada pangan itu dilakukan oleh kader PKS Anton Apriantono yang menjabat sebagai Menteri Pertanian di kabinet SBY-JK. [mut/jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.