Hidayat-Tifatul-Jusuf Kalla - inilah.com/ Bayu Suta
Oleh: Abdullah Mubarok
Kamis, 26 Februari 2009 | 21:09 WIB
INILAH.COM, Jakarta Walaupun telah menyatakan siap maju sebagai calon presiden, Jusuf Kalla mengaku merasa rendah diri berada di antara Tifatul Sembiring dan Hidayat Nur Wahid. Walaupun begitu, Kalla mengisyaratkan terbukanya koalisi antara Golkar dengan PKS.
"Saya bingung berada di sini. Dari segi pangkat, saya rendah di sini. Ada presiden dan mantan presiden. Tapi kan saya wakil presiden," ujarnya, disambut tawa pengunjung diskusi 'Ke Arah Mana Koalisi Pasca Pemilu Legislatif 2009', di DPP PKS, Jakarta, Kamis (26/2).
Ketua Umum DPP Partai Golkar ini hadir di sana untuk berdiskusi tentang koalisi yang akan dilakukan dengan PKS setelah Pileg. Selain dia, dua tokoh PKS juga tampil di acara itu. Yakni Presiden PKS Tifatul Sembiring dan mantan Presiden PKS Hidayat Nur Wahid, yang kini menjadi Ketua MPR.
Hingga kini, antara Kalla maupun Tifatul belum memberi kepastian mengenai koalisi yang akan dibangun di antara kedua partai yang mereka pimpin. Tifatul menyebut PKS perlu berdiskusi mengenai koalisi dengan Golkar.
Sementara Kalla menyebut koalisi harus mempunyai kesepakatan lebih dulu. "Negara bisa maju sejahtera jika bersatu. Selalu silaturahmi. Silaturahmi artinya boleh berbeda, tapi tidak boleh memutuskan hubungan pribadi," papar Kalla. [nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !