inovasi portal berita
Kamis, 9 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,988.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS
Muhammad Amin

Logo PKS Palu Arit Itu Lucu!

Headline
Muhammad Amin - dok/Pribadi
Oleh: Anton Aliabbas
Jumat, 27 Februari 2009 | 00:09 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) heboh lagi. Kali ini terpicu oleh plesetan logonya. Tidak tanggung-tanggung, lambang parpol bernomor urut 8 itu ditempeli gambar palu arit. Tidak lupa akronimnya pun juga ikut diganti menjadi Partai Komunis Sejahtera.

Muhammad Amin, si pembuat lambang tersebut mengaku sengaja memodifikasi lambang partai dakwah itu. Ia memasang gambar 'PKS'-nya itu dalam jejaring social di dunia maya paling popular, Facebook.

Menurut Amin, karya itu adalah bentuk kritik terhadap sepak terjang PKS akhir-akhir ini. "Keisengan sekaligus keprihatinan terhadap konstelasi kontemporer Indonesia," ujar Amin dalam percakapan dengan INILAH.COM.

Aapa sebenarnya yang disasar Amin dengan keisengannya ini? Bagaimana pula dia menyikapi reaksi yang berkembang? Berikut ini petikan lengkap wawancara dengan Amin yang kini masih menempuh studi di Belanda tersebut.

Apakah Anda tidak takut digugat atau dipolisikan oleh PKS?
Tidak, saya yakin PKS cukup dewasa menanggapinya dalam demokrasi. Namanya kritik dalam bentuk sarkasme, itu biasa. Apalagi saya cukup punya logika di balik logo itu.

Ide membuat logo itu sekadar usil dan iseng semata?
Keisengan sekaligus keprihatinan terhadap konstelasi kontemporer Indonesia. Banyak partai menggunakan politik identitas, politik yang secara logika dan sains tidak punya legitimasi.

Logo ini sindiran atau apa?
Semacam sindiran berdasarkan logika dan fakta. Kiblat politik Partai Keadilan Sejahtera adalah Ikhwanul Muslimin dengan bapak spiritualnya Hasan Al-Banna. Hasan Al-Banna sendiri adalah seorang Marxis. Hasal Al-Banna berkiblat pada komunisme dan polit bironya, sehingga struktur gerakan dan ideologi populis Partai Keadilan Sejahtera dengan Partai Komunis Indonesia hampir sama persis. PKS sebenarnya hanyalah PKI yang dilabeli 'Islam'. Logo itu sudah saya buat empat tahun lalu.

Kenapa baru dikeluarkan sekarang, bukankah Anda tahu sekarang masa kampanye? Bisa saja kan Anda dianggap kampanye negatif?
Saya bukan orang komunis ataupun simpatisan PKS. Buat saya, lucu saja bikin logo itu. Kenapa sekarang, karena justru sekarang itu momentum yang pas untuk membuka mata pemilih PKS.

Berarti anggapan bahwa Anda memang sengaja melakukan kampanye negatif bagi PKS benar dong?
Sama sekali tidak. Anggap saja kritik saya terhadap PKS, yang menurut saya, diam-diam mengagendakan syariat Islam dan menggunakan model polit biro dalam praktek politiknya. Tentu kritik saya terhadap partai lain lebih keras.

Tapi kan kenyataannya Anda tidak membuat sindiran parpol lain 'sekeras' PKS?
Menurut saya logo itu lucu lho. Sama sekali gak keras, hanya mengungkapkan fakta bahwa ada kesamaan antara PKS dan PKI.

Anda tahun 2004 ikut pemilu?
Tidak.

Pemilu tahun ini Anda ikut ?
Tahun ini tidak juga. Saya golput. Belum ada partai bagus di Indonesia.

Saat membuat Anda sudah tahu risikonya?
Risikonya saya tidak tahu hehehe. Semoga semua orang bersikap dewasa menghadapi humor ini.

Sejauh ini sudah ada kader PKS di Belanda yang mengontak Anda soal logo itu?
Saya kenal banyak kader PKS, kawan-kawan baik juga. Sejauh ini belum. [P1]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
1 Komentar
rahadian putra @ Senin, 4 April 2011 | 14:44 WIB
pks bukan pki , dimanapun pks tetp dkt dihati , biarlah apapun itu namanya kritik, so what pak ustat maju,,,,.... bismilah
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.