inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Harimau PKS Menerkam Mangsa

Oleh:
Jumat, 27 Februari 2009 | 08:50 WIB
Awas! PKS seperti Harimau. Judul itu sempat muncul di situs ini beberapa waktu lalu. "Harimau tak memandang mangsanya lebih besar dari tubuhnya. Yang ada hanya bagaimana cara menundukkannya," begitu Daeng Matta dalam pernyataannya

Bukan PKS namanya kalo tidak selaras antara ucapan dan tindakan. Partai dakwah ini telah membuktikan karakter harimau ada di dalamnya. Taringnya yang tajam telah menerkam mangsa dalam sekali sergap. 'Banteng-banteng' politik itu lumpuh tak berdaya.

Seperti kita tahu bersama, partai besar, kecil, baru ataupun lama mengangkat isu sembako sebagai prioritas 'jualan' partainya. Sembako murah dan kesejahteraan petani bak lipstick pewarna 'bibir' tiap parpol. Keberhasilan swasembada beras juga menjadi tema kampanye masing masing dari duet parpol pemerintah saat ini.

Bahkan sering kita lihat pejabat tinggi negeri ini dengan 'semangat 45' menyebutkan sebagai rekor kinerja partainya. Dari awal masa kampanye, iklan semacam itu berhamburan di media cetak ataupun electronic oleh bermacam parpol. Bahkan berbilang bulan lamanya.

Namun, jualan musim pemilu itu nampaknya akan ditutup dengan happy ending oleh PKS. Simak saja, Iklan PKS dengan Anton Apriantono sebagai Menteri Pertanian yang memang kadernya. Meskipun baru tayang akhir akhir ini namun mampu membelalakkan mata anak bangsa.

Dianggap 'PKS tak tahu sembako' ternyata pakarnya, membungkam jargon dengan fakta, merobek klaim dengan data. Walhasil, sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui, sekali tayang banyak iklan pada tumbang.

Widodo, widodo@nhm.co.id
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.