INILAH.COM, Jakarta Pencapresan Wiranto dari Partai Golkar tampaknya menjadi catatan khusus bagi PKS yang ingin membangun koalisi dengan partai berlambang pohon beringin itu. Karenanya, jika berkoalisi PKS mengharapkan agar hal itu dikawal dengan baik.
Menurut Ketua DPD I Partai Golkar Gorontalo, Fadel Muhammad, menilai syarat yang diajukan PKS sangat masuk akal. Kekhawatiran PKSpun beralasan dengan mengacu pada pengusungan Wiranto sebagai capres Golkar.
"Itu betul, karena waktu Wiranto maju, tidak semua kader Golkar mengikuti. Itu karena politik ini sangat sulit terutama mengenai kelakukan dari pemilih," kata Gubernur Gorontalo ini.
Meski alasan PKS masuk akal, bukan berarti Golkar bisa dibilang tidak berkomitmen. Sebab salah satu faktornya adalah terkait prilaku pemilih yang memang tidak mudah untuk ditebak.
Hal tersebut, lanjut Fadel, terlihat ketika dirinya menjadi cagub Gorontalo. Dirinya yang berasal dari partai Golkar, dapat menang telak dari pesaingnya akibat dukungan penuh dan suara partai lain.
"Waktu pemilihan di Gorontalo, saya dari Golkar tapi PKS dan PPP ikut memilih saya, serta banyak partai lain sehingga suara yang saya dapatkan 80%. Yang dikatakan Tifatul, itu betul," ucapnya. [Sur/jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !.
Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android
dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone