Minggu, 27 Mei 2012 | 05:06 WIB
Follow Us: Facebook twitter
JK: Turunkan BBM tak Seperti Jual Sayur
Headline
Jusuf Kalla - inilah.com/ Bayu Suta
Oleh: Vina Nurul Iklima
web - Jumat, 27 Februari 2009 | 13:28 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Wapres Jusuf Kalla menegaskan bahwa dalam hal memutuskan harga BBM, pemerintah memerlukan perhitungan cermat dan mengacu pada banyak faktor, sehingga tidak hanya berpatokan pada harga minyak dunia.

"Selalu saya katakan, mengenai kebijakan pemerintah yang menaikkan dan menurunkan harga BBM itu tergantung pada harga minyak dunia, kurs rupiah, dan besaran subsidi," kata Wapres Kalla dalam konferensi pers usai salat Jumat di Istana Wakil Presiden Jakarta.

Dengan perhitungan seperti itu, ujar Kalla, keputusan untuk menaikkan atau menurunkan harga BBM itu membutuhkan waktu.

Pemerintah tidak bisa memastikan langsung begitu saja menaikkan atau menurunkan harga BBM, tegasnya.

"Kita punya besaran subsidi, kita menurunkan harga BBM jangan seperti jual sayur. Prosesnya bisa tiga hari. Sayur itu kan dipetik dan dijual ke pasar dengan mudah saja, sementara BBM itu kan harus dirata-ratakan harganya," tutur Wapres.

Wapres juga menyebutkan bahwa dampak pergerakan harga itu tahunan, bukan harian. Jadi tidak ada yang menjamin sekarang turun dan besok naik. "Jadi intinya, pemerintah melihat harga asumsi tahunan," tandasnya.

Belakangan muncul wacana bahwa harga BBM bisa diturunkan lagi setelah harga minyak mentah dunia terus merosot dan berada di bawah level US$ 40 per barel. Namun, pada perdagangan semalam di New York, harga emas hitam ini kembali melambung di kisaran US$ 45 per barel.

Saat ini harga BBM jenis premium ditetapkan sebesar Rp 4.500 per liter, demikian juga dengan solar. [tra]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.