INILAH.COM, Jombang - Muhammad 'Dukun Imut' Ponari ternyata bisa mengetahui bahwa Ketua Komnas Perlindungan Anak SetoMulyadi saat ini sedang mempersiapkan gelar profesor di bidang psikologi anak. Namun, ia belum berani memastikan, apakah Ponari memang anak yang memiliki kemampuan istimewa.
"Saya kaget Ponari tahu, karena saat ini saya sedang mempersiapkan gelar profesor yang saat ini sedang diurus" kata pria yang akrab disapa Kak Seto ini, di Jombang, Jumat (27/2).
Bukan hanya itu. Dalam menyebut seorang bupati, Ponari lebih memilih kata kanjeng. Dua hal itulah yang membuat Kak Seto tertegun dan berpendapat bahwa Ponari punya kelebihan.
"Sebutan kanjeng untuk seorang bupati itu lebih banyak digunakan oleh generasi terdahulu. Namun hal itu dilakukan Ponari, yang notabene masih kelas 3 SD," kata Kak Seto.
Apakah Ponari seorang indigo? Kak Seto tak berani berspekulasi. Sebab, untuk melihat seorang anak itu indigo atau tidak, menurutnya harus dilihat dari beberapa variabel. Untuk menjawab kepastian itu, pihaknya akan melakukan penelitian dengan melibatkan Fakultas Psikologi Universitas Airlangga, Surabaya.
"Sekali lagi, untuk menentukan indigo atau tidak masih membutuhkan penelitian," terangnya. [beritajatim/nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !