inovasi portal berita
Jumat, 10 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Yusril: SBY Bakal Senasib Megawati

Headline
Susilo Bambang Yudhoyono - inilah.com/ Wirasatria
Oleh: Windi Widia Ningsih
Jumat, 27 Februari 2009 | 21:48 WIB
INILAH.COM, Jakarta Pasca kesediaan Wakil Presiden Jusuf Kalla menjadi presiden, dinilai dapat mengganggu jalannya pemerintahan. Bahkan, beberapa menteri yang tergabung dalam kabinet Indonesia bersatu tersebut akan mundur satu-persatu.

Menurut Ketua Majelis Syuro PBB, Yusril Ihza Mahendra, Kabinet SBY diprediksi akan mengulangi nasib yang sama seperti pada 2004 dimana presidennya Megawati Soekarnoputri. Ketika itu para menteri sibuk mengusung presidennya masing-masing.

"Saya kira kabinet dan SBY tahu sama tahu lah," ujar mantan Ketua umum PBB ini usai diskusi "Parpol bicara Perppu Pemilu", di DPR, Jakarta, Jumat (27/2).

Dituturkan mantan menteri Kehakiman dan HAM ini, kejadian pada 2004 bisa saja terulang kembali. Apalagi ketika itu, Megawati mengizinkan, menteri-menterinya untuk mendukung capres yang diusung.

"Saya yang meneken pencalonan SBY, tapi saya tetap di kabinet. Pada waktu itu saya bilang ke Ibu Mega dan Ibu Mega bilang tidak apa-apa, tetapi kerja di kabinet harus tetap utuh. Jadi soal keutuhan kabinet tergantung kebijaksanaan presiden yang memerintah sebagai incumbent dalam pilpres," bebernya.

Ia juga mengatakan, kondisi tersebut merupakan konsekuensi dari kabinet multi partai. Sebab mau tidak mau harus diberikan izin untuk melakukan kampanye bagi partai masing-masing.

"Seperti kita lihat di pengalaman lalu, zaman Ibu Mega dan pak Hamza Haz juga beberapa menteri berkampanye," imbuh mantan Mensekneg ini.

Namun saat ini, Yusril menambahkan, bagaimana kebijakan SBY bila menteri-menterinya tidak mendukung dirinya sebagai capres. Karena, sampai saat ini para menteri belum menunjukan keberpihakannya pada capres tertentu. "Saya belum melihat sikap untuk ini," cetusnya. [win/jib]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.