INILAH.COM, Gresik - Banjir di Gresik, Jawa Timur, tahun ini menelan korban jiwa. Hamdan Zidan, 9, yang tinggal di Desa Bangeran, RT 11/03, Dukun, Gresik, meninggal dunia setelah terseret arus sungai Bengawan Solo. Korban ditemukan 10 meter dari tempat kejadian.
Korban bersama dengan David, 10, dan Manan, 41, orang tuanya, mandi di pinggir aliran sungai Bengawan Solo. Saat Manan mengambil sabun di saku celananya, tiba-tiba David berteriak minta tolong, karena Hamdan sudah dibawa derasnya arus.
Mendengar teriakan David, Manan pun panik. Ia tidak mampu menolong sang anak. Ia akhirnya minta tolong warga.
Kapolsek Dukun AKP M Said mengatakan, setelah dicari sekitar 30 menit, korban ditemukan sekitar 10 meter dari lokasi mandi. Saat ditemukan Hamdan sudah dalam kedaan tidak benyawa.
"Jenazah sudah kami visum di puskesmas setempat, kemudian korban dibawa pulang oleh keluarganya," katanya, Minggu (1/3).
Tanpa menunggu waktu, jenazah Hamdan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU ) setempat, malam ini juga. [beritajatim/nuz]