Selasa, 18 Juni 2013 | 12:25 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Tutup  
Menginap di Kapal Perang, SBY Akan Tinjau Wasior
Headline
Presiden SBY - inilah.com/Wirasatria
Oleh: Irvan Ali Fauzi
web - Senin, 11 Oktober 2010 | 12:13 WIB
INILAH.COM, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan bertolak meninjau lokasi banjir bandang di Wasior Papua Barat, Rabu 13 Oktober 2010.

"Saya lusa malam akan ke sana, dua hari dua malam dan ambil keputusan di sana setelah melihat langung," kata SBY di kantor Presiden, Jakarta, Senin (11/10).

Untuk akomodasi, Presiden mengaku akan menginap di salah satu kapal perang (KRI) TNI AL yang sejak pekan lalu berada di sana untuk membawa bantuan.

Sekali lagi, Presiden juga memastikan bahwa banjir bandang di Wasior juga bukan karena pembalakan liar. "Dan tempat pembalakan liar itu yang diusut kepolisian tidak pada lokasi itu," kata Presiden.

Sebagaimana diberitakan, jumlah korban meninggal dunia akibat banjir bandang di Wasior, Teluk Wondama, Papua Barat telah mencapai 145 orang. Tim SAR masih terus melakukan pencarian terhadap para korban.

Selain korban meninggal, ada korban luka berat sebanyak 188 orang, luka ringan 665 orang, dan warga yang belum ditemukan sebanyak 123 orang.

Sebelumnya sebanyak 42 ton bantuan yang terdiri dari logistik dan obat-obatan sudah dikirimkan bagi korban banjir Wasior, Teluk Wondama, Papua Barat melalui Manokwari.

Dari total 42 ton, 13 di antaranya berasal dari Pemerintah Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan 29 lainnya berasal dari bantuan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. [bar]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.