INILAH.COM, Jakarta - Saat ini ternyata Bapepam-LK tidak memiliki anggaran untuk menunjuk tim appraiser guna menilai akuisisi PT Bumi Resources Tbk (BUMI).
Untuk itulah, Bapepam-LK memerintahkan otoritas bursa untuk memilih appraiser tersebut.
Hal ini diakui Ketua Bapepam-LK Ahmad Fuad Rahmany kepada INILAH.COM di ruang kerjanya di Bapepam-LK, Jumat (6/3).
Ia menjelaskan Bapepam-LK tidak mempunyai anggaran sekaligus tidak mempunyai tim ahli untuk melakukan penelitian terhadap tim penilai perusahaan.
"Nah, yang mempunyai tim ahli itu ada di bursa dan mereka yang punya anggaran. Jadi kita serahkan ke bursa," tegas Fuad.
Fuad mengakui pemeriksaan terhadap akuisisi BUMI adalah kasus yang pertama dan membutuhkan waktu yang panjang untuk menyelesaikannya. Saat ini pun, Bapepam-LK masih melakukan pemeriksaan atas aksi korporasi itu.
"Kita tidak menutupi apa pun. Kita terus bekerja keras," ujarnya.
Sementara itu, Kabiro Pemeriksaan dan Penyelidikan Bapepam-LK Sarjito mengakui BEI telah diperintahkan Bapepam-LK untuk menunjuk appraiser BUMI.
"Kita bisa memerintahkan bursa untuk melakukannya," tandasnya. [tra]