INILAH.COM, Jombang - Lama tidak membuka praktik, membuat dukun cilik M Ponari tak bisa tenang. Keluarga Ponari pun ke ke Polda Jatim untuk mendapatkan izin.
Keberangkatan keluarga asal Dusun Kedungsari Desa Balongsari Kecamatan Megaluh, Jombang, didampingi beberapa tokoh desa setempat juga ikut mendampingi.
"Kami ingin membuka kembali praktik pengobatan, keluarga Ponari pergi ke Polda untuk melakukan konsultasi," kata Mustofa, salah satu panitia pengobatan, Selasa (10/3).
Menurut Mustofa, keinginan membuka praktik itu dilontarkan sendiri oleh Ponari. Karena bocah ajaib itu tidak tega melihat kedatangan pasien yang ingin berobat.
Selain itu, warga juga kecewa dengan penjagaan Polres Jombang yang terkesan over acting. Dampaknya, warga merasa terisolir.
Pernyataan senada juga dilontarkan Suwanto, warga lainnya. Bahkan, menurutnya, Ponari juga mengancam akan aksi mogok sekolah jika bocah kelas III SD itu tidak boleh membuka praktik. Keinginan itu juga mendapat respon positif dari warga Kedungsari.
"Karena sejak Ponari tutup penghasilan warga Kedungsari berkurang. Apalagi, saat ini banyak area pertanian yang tergenang air, sehingga hasil panennya sudah dapat dipastikan tidak maksimal," pungkas Suwanto. [beritajatim.com/ana]