INILAH.COM, Jombang - Menjelang dibukanya praktik pengobatan dukun cilik M Ponari, 9, warga Kedungsari Desa Balongsari, Kecamatan Megaluh, Jombang, Jawa Timur, mulai didera kesibukan. Para pedagang dadakan kembali bermunculan di desa yang sempat sepi setelah Ponari menutup praktiknya selama beberapa pekan.
Sejak Kamis (12/3) pagi, sekitar 50 orang sibuk membenahi pagar yang ada di sekitar tempat praktik Ponari. Pagar terbuat dari bambu itu untuk menghalangi para pasien yang akan menerobos masuk. Selain itu juga untuk memudahkan sistem antrean.
Pagar tersebut juga berbeda dengan sebelumnya, bentuknya lebih besar dan lebih luas. "Rencananya Sabtu lusa Ponari kembali membuka praktik. Untuk itu segala sesuatunya mulai kami persiapkan," kata Muhlison, Kepala Dusun Kedungsari saat memimpin jalannya kerja bakti.
Rencana dibukanya praktik pengobatan Ponari juga langsung dimanfaatkan oleh para pedagang dadakan untuk mengais rejeki. Mereka mulai membenahi lapak-lapak di pinggir jalan yang sudah dua minggu ditinggalkan.
"Alhamdulillah jika praktik Ponari dibuka lagi. Dengan begitu saya bisa jualan lagi," ujar Tohir, pedagang air mineral. [beritajatim/nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !