INILAH.COM, Jakarta - Ternyata, ke-9 bond holders PT Central Proteinapreima Tbk (CPRO) adalah dari institusi baik lokal maupun luar negeri.
Hal ini diakui perwakilan bond holders , Lin Chi Wei kepada INILAH.COM, Kamis (12/3) di Gedung Bapepam. Ia mengakui, perusahaan tambak udang ini gagal top up makanya merugikan bond holders. Sayangnya, ia tidak mau membeberkan berapa jumlah top up dan kerugian bond holders.
"We are not public company so we dont have obligation to disclose," tegasnya dengan tersenyum. Bond holders, lanjut Chi Wei telah dirugikan. Untuk itu, Bapepam dan CPRO yang mempunyai kewenangan untuk menceritakan masalah yang sebenarnya. Pihaknya, akan terus menunggu hasil keputusan dari Bapepam. "We dont know when the investigation done," tegasnya di lobi Bapepam.
Saat ditanyai mengenai janji Bapepam yang akan memutuskan kasus CPRO pada hari ini, Chi Wei hanya mengangkat bahu saja. "Just waiting," ujarnya singkat. [cms]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi
di sini
atau akses mobile langsung
http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !