INILAH.COM, Jakarta - Kekayaan para pengusaha ternyata tidak terlepas dari krisis ekonomi yang melanda dunia saat ini. Terbukti kekayaan bersih para pengusaha terkaya di dunia tahun ini turun rata-rata 23% dibanding tahun lalu.
Berdasarkan rilis dari Majalah Forbes, rata-rata kekayaan bersih para pengusaha sukses di dunia ini hanya sekitar US$ 3 miliar. Krisis finansial global ini juga sekaligus mengikis jumlah miliader dari 1.125 tahun lalu menjadi hanya 793 orang saja tahun ini.
Forbes menghitung kekayaan orang-orang terkaya ini berdasarkan harga saham mereka di bursa.
Berdasarkan penilaian tersebut Forbes menetapkan orang-orang yang dinobatkan menjadi para miliader dunia, yaitu:
1. Bill Gates (AS), dengan kekayaan mencapai US$ 40 miliar, dengan mengalami pengurangan kekayaan sebesar US$ 18 miliar.
2. Warren Buffet (AS, tahun lalu menduduki posisi puncak), memiliki kekayaan sebesar US$ 37 miliar atau berkurang US$ 25 miliar saat saham Berkshire Hathaway jatuh hampir 50% tahun lalu.
3. Carlos Slim Helu (Mexico), pemilik raksasa telekomunikasi Meksiko yang memiliki kekayaan sebesar US$ 35 miliar atau turun US$ 25 miliar.
4. Lawrence Ellison (AS), pemilik perusahaan sofware, yang mengantongi kekayaan sebesar US$ 22,5 miliar atau turun dari US$ 25 miliar.
5. Ingvar Kamprad (Swedia), yang memiliki kekayaan sebesar US$ 22 miliar atau turun dari US$ 31 miliar.
6. Karl Albrecht (Jerman), pemilik retail yang mengantongi kekayaan sebesar US$ 21,5 miliar dari US$ 27 miliar.
7. Mukesh Ambani (India), pemilik sebuah industri, mengantongi kekayaan sebesar US$ 19,5 miliar dari US$ 43 miliar.
8. Lakshmi Mittal (India), pemilik perusahaan baja, yang mengantongi kekayaan sebesar US$ 19,3 miliar atau turun dari US$ 45 miliar.
9. Theo Albrecht (Jerman), pemilik retail yang mengantongi kekayaan sebesar US$ 18,8 miliar dari US$ 23 miliar.
10. Amancio Ortega (Spanyol) yang memiliki kekayaan sebesar US$ 18,3 miliar dari US$ 20,2 miliar.
Sementara Asia Pasifik menyumbangkan 130 miliader dalam daftar orang-orang terkaya dunia versi Majalah Forbes ini atau berkurang dibanding tahun lalu sebanyak 211 orang. [cms]