INILAH.COM, Depok - Ketua Front Pembela Islam (FPI) Depok Habib Idrus Algadri mengatakan, organisasinya sudah mantap untuk tidak mengunakan hak pilihnya alias golput. Alasannya, tidak ada partai politik yang memperjuangkan pembubaran Ahmadiyah.
"Saya belum melihat caleg ataupun parpol yang akan memperjuangkan pembubaran Ahmadiyah. Untuk itu kami akan bersikap golput," kata Habib Idrus Algadri, di Depok, Jumat.
Menurut dia, keputusan tersebut hanyalah sikap FPI Kota Depok, bukan ajakan bagi masyarakat. "Untuk masyarakat terserah, kalau memilih juga tida apa-apa," katanya.
FPI Kota Depok, kata Idrus, akan tetap golput selama negara ini masih menganut sistem sipilis, yaitu sekuler, liberal, dan pluralis alias menyamakan semua agama. Lebih lanjut Idrus mengatakan SKB Ahmadiyah yang dikeluarkan pemerintah beberapa waktu lalu tidak dapat menjadi tolak ukur untuk membubarkan Ahmadiyah.
"Golput sudah merupakan harga mati. Percuma saya milih tidak ada perubahan dengan Ahmadiyah," katanya.
Saat ini kata Idrus, anggota FPI Depok mencapai 1.400 orang yang tersebar di Kota Depok. Anggota FPI Kota Depok tersebut terdiri atas 400 laskar dan 1.000 anggota. "Saya mengharapkan ada caleg yang sejalan dengan perjuangan kami. Baru akan kami dukung untuk dipilih," katanya.