inovasi portal berita
Sabtu, 11 Februari 2012 Follow: Facebook twitter Dollar Kurs BI: 1 US Dollar = Rp.8,993.00   Mobile Mobile   Newsletter Newsletter   RSS RSS

Wah! BEI Enggan Buka Suspensi SCPI

Headline
Erry Firmansyah - inilah.com/ Subekti
Oleh: Samsul Maarif
Sabtu, 14 Maret 2009 | 13:38 WIB
INILAH.COM, Jakarta - PT Schering-Plough dipastikan bakal absen memeriahkan perdagangan saham di lantai bursa awal pekan depan.

Alasannya, Bursa Efek Indonesia (BEI) masih enggan membuka suspensi (penghentian perdagangan sementara) saham PT Schering-Plough Indonesia Tbk (SCPI) hingga ada kejelasan dari mekanisme mergernya.

Menurut Direktur Utama BEI Erry Firmansyah, otoritas bursa membutuhkan kejelasan informasi terkait merger yang dilakukan perusahaan farmasi tersebut.

Dalam laporan terbuka disebutkan SCPI akan merger dengan Merck & Co Inc yang diharapkan dapat terealisasi pada kuartal IV tahun 2009.

"Belum komplit dan belum dianggap cukup oleh kita. Boleh saja kasih penjelasan dua atau tiga kali tapi kalau kita anggap belum cukup, ya belum bisa dibuka," kata Erry di Jakarta, Sabtu (14/3).

Suspensi itu, ujar Erry, dilakukan karena Schering-Plough merupakan objek transaksi dan untuk melindungi kepentingan pemegang saham.

Hal senada diungkapkan Direktur Perdagangan Saham, Penelitian, dan Pengembangan Usaha BEI MS Sembiring bahwa potensi kehilangan porsi saham Schering-Plough akibat direnggut oleh Merck sangat besar. Sehingga bursa memerlukan berbagai informasi mengenai struktur merger duo perusahaan farmasi ini.

"Sekarang meskipun akuisisi terjadi di tingkat induknya yang berada di Amerika, tapi kan juga berpengaruh kepada anak usahanya di Indonesia. Biasanya yang menjadi ajang spekulasi adalah objek transaksi, memang saham Merck tidak hilang di sini," pungkas Sembiring. [tra]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA TERKINI
BERITA POPULER
RSS| Layanan Mobile| Tentang Kami| Disclaimer| Kontak Kami| Karir| Newsletter
Copyright 2008 - 2012 inilah.com, All rights reserved inilah.com.